Real Madrid Gilas Levante 4-1: Analisis xG, Heatmap, dan Dominasi Vinícius-Mbappé

Real Madrid Gilas Levante 4-1: Analisis xG, Heatmap, dan Dominasi Vinícius-Mbappé

Real Madrid Gilas Levante 4-1: Analisis xG, Heatmap, dan Dominasi Vinícius-Mbappé

Liputankilat.com – Levante vs Real Madrid berakhir dengan skor telak 1-4 pada laga La Liga 2025/26, Selasa (23/9/2025) dini hari WIB. Bermain di Estadio Ciudad de Valencia, Los Blancos tampil perkasa dengan kolektivitas tim, transisi cepat, dan ketajaman lini depan.

Gol-gol Real Madrid dicetak oleh Vinícius Júnior (28’), Franco Mastantuono (38’), dan brace Kylian Mbappé (64’, 66’). Sementara itu, Levante sempat memperkecil kedudukan lewat Etta Eyong pada menit ke-54.

Statistik Pertandingan Levante vs Real Madrid

Statistik Levante Real Madrid
Penguasaan Bola 42% 58%
Total Tembakan 11 16
Tembakan Tepat Sasaran 4 8
Expected Goals (xG) 1.05 2.97
Akurasi Operan 78% 86%
Kartu Kuning 2 1

Data xG menegaskan dominasi Real Madrid yang jauh lebih klinis dalam menciptakan peluang berkualitas tinggi, sedangkan Levante kesulitan menembus pertahanan rapat lawan.

Babak Pertama: Madrid Ambil Kendali

Real Madrid langsung menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal. Vinícius Júnior menjadi motor serangan di sisi kiri dengan dribel cepat dan pergerakan menusuk ke kotak penalti.

  • Gol pertama lahir di menit ke-28, saat Vinícius melepaskan tembakan terukur ke sudut gawang.
  • Franco Mastantuono menambah keunggulan pada menit ke-38 melalui pergerakan tanpa bola yang cerdas, memanfaatkan ruang kosong di lini belakang Levante.

Levante mencoba bertahan rapat, namun kelemahan dalam organisasi pertahanan membuat Madrid terlalu mudah menemukan celah.

Babak Kedua: Perlawanan Singkat Levante

Levante sempat bangkit di menit ke-54 lewat gol Etta Eyong. Gol ini lahir dari kesalahan koordinasi di lini pertahanan Madrid.

Namun, hanya berselang 10 menit Madrid kembali menguasai jalannya laga:

  • Mbappé mencetak gol lewat titik penalti di menit ke-64.
  • Dua menit kemudian, Mbappé kembali mencatatkan namanya di papan skor dengan penyelesaian klinis setelah memotong dari sisi kiri.

Setelah unggul jauh, Real Madrid mengontrol tempo permainan, menjaga penguasaan bola, dan menutup ruang bagi Levante untuk bangkit.

Heatmap & Area Serangan

Analisis heatmap menunjukkan bahwa Madrid banyak menyerang dari sisi kiri:

  • Vinícius Júnior menjadi titik utama progresi bola.
  • Mbappé lebih sering masuk ke half-space untuk menambah variasi serangan.
  • Kombinasi keduanya menyumbang tiga dari empat gol Madrid malam itu.

Levante lebih banyak menyerang melalui sektor kanan, namun minim variasi sehingga mudah ditebak oleh barisan pertahanan Real Madrid.

Analisis Taktik

  1. Transisi Cepat Madrid
    Real Madrid sangat efektif dalam menyerang balik. Pressing tinggi membuat mereka cepat merebut bola dan melancarkan serangan dalam hitungan detik.
  2. Mastantuono, Debut Manis
    Pemain muda Argentina ini tampil penuh percaya diri. Gol debutnya membuktikan bahwa Madrid punya kedalaman skuad yang menakutkan.
  3. Pertahanan Levante Rawan
    Bek tengah Levante terlalu sering kehilangan konsentrasi, memberi ruang lebar untuk Mbappé dan Vinícius. Bermain dengan garis pertahanan tinggi justru dimanfaatkan Madrid untuk menusuk dengan kecepatan.

Penampilan Pemain Kunci

  • Kylian Mbappé (9/10): Dua gol dan mobilitas tinggi membuatnya jadi mimpi buruk bagi Levante.
  • Vinícius Júnior (8.5/10): Satu gol dan satu assist, benar-benar memimpin serangan Madrid.
  • Franco Mastantuono (8/10): Gol debut yang penuh keyakinan.
  • Etta Eyong (7/10): Pencetak gol tunggal Levante, tampil penuh determinasi.

Implikasi Hasil

  • Real Madrid: Kemenangan ini menjaga tren positif dan memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen La Liga 2025/26. Performa kolektif yang impresif membuat mereka kembali difavoritkan juara.
  • Levante: Kekalahan telak ini menjadi alarm besar. Lini pertahanan butuh pembenahan serius jika ingin bertahan di papan tengah liga.

Real Madrid menunjukkan dominasi total atas Levante dengan kemenangan 4-1. Data xG, heatmap, dan analisis taktik membuktikan Los Blancos tidak hanya unggul secara skor, tetapi juga dari sisi permainan. Kombinasi Vinícius Júnior, Kylian Mbappé, dan Franco Mastantuono membuat serangan Madrid begitu berbahaya.

Levante hanya bisa memberi perlawanan singkat, sebelum akhirnya kewalahan menghadapi kecepatan dan efisiensi Real Madrid. Kemenangan ini semakin menegaskan bahwa Madrid adalah kandidat kuat juara La Liga musim ini.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *