Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp41.000/Gram, Dipicu Reli Emas Dunia dan Pelemahan USD

Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp41.000/Gram, Dipicu Reli Emas Dunia dan Pelemahan USD

Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp41.000/Gram, Dipicu Reli Emas Dunia dan Pelemahan USD

Liputankilat.com – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menembus rekor baru hari ini. Selasa (23/9/2025), harga emas Antam naik Rp41.000 per gram menjadi Rp 2.164.000/gram berdasarkan data resmi LogamMulia.com. Kenaikan ini juga diikuti oleh harga buyback yang sekarang mencapai Rp 2.011.000/gram.

Data Lengkap Harga Antam & Buyback

  • Harga jual Antam 1 gram: Rp 2.164.000
  • Harga buyback: Rp 2.011.000 per gram
  • Selisih antara harga jual dan buyback hari ini: ± Rp 153.000/gram

Apa yang Memicu Kenaikan?

1. Reli Harga Emas Dunia

Spot harga emas dunia (per troy ounce) mengalami kenaikan yang signifikan baru-baru ini. Investor global terus melirik emas sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi, fluktuasi nilai tukar dolar AS, dan data ekonomi AS yang belum sepenuhnya stabil.

2. Pelemahan Nilai Tukar Dolar AS & Pengaruh Kurs Rupiah

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memainkan peran penting. Ketika dolar melemah, harga emas global yang dikonversi ke rupiah menjadi lebih tinggi, sehingga harga lokal Antam juga terdorong naik.

3. Permintaan Domestik dan Sentimen Investor

Pasar domestik turut merespons cepat kenaikan emas dunia. Investor perorangan maupun kolektor emas batangan menunjukkan peningkatan permintaan, terutama untuk denominasi 1 gram dan pecahan kecil. Permintaan ini memperkuat tekanan ke atas terhadap harga lokal.

4. Spread Harga Jual-Beli (Jual vs Buyback) yang Masih Terjaga

Meskipun harga jual melonjak, buyback juga ikut naik, menjaga selisih (spread). Spread yang relatif stabil ini penting bagi investor dalam memperhitungkan kapan waktu terbaik membeli dan menjual kembali emas mereka.

Pengaruh pada Konsumen & Investor

  • Untuk investor emas, kenaikan ini menjadi peluang menarik untuk jangka menengah dan panjang. Mereka yang baru ingin masuk pasar emas mungkin akan meninjau ulang waktu pembeliannya agar tidak membeli di puncak harga.
  • Untuk konsumen biasa yang membeli emas sebagai barang koleksi atau perhiasan, kenaikan ini berarti margin pembelian menjadi lebih tinggi. Pecahan kecil tetap diminati, tapi premi terhadap pecahan besar mungkin akan makin terasa.
  • Fasilitas buyback menjadi lebih menarik jika harga emas naik terus, karena menjual kembali emas sekarang bisa memberikan nilai yang lebih baik, meskipun pajak dan potongan selalu perlu diperhatikan.

Potensi Risiko & Cermati Ke Depan

  • Jika dolar AS menguat kembali atau The Fed memberikan sinyal hawkish (suku bunga tinggi), bisa terjadi koreksi harga emas dunia yang kemudian menjalar ke emas lokal.
  • Inflasi dan kondisi ekonomi global tetap variabel aktif: kejutan data GDP, data tenaga kerja AS, atau krisis geopolitik bisa mempercepat lonjakan atau memicu penurunan.
  • Selisih jual-beli (spread) yang cukup besar membuat timing penting untuk investor: membeli saat harga sedikit turun bisa lebih menguntungkan jika penurunan harga tidak berlangsung lama.

Kenaikan harga emas Antam hari ini hingga Rp 2.164.000/gram mencerminkan reaksi pasar atas kondisi global: emas dunia yang menguat, dolar AS yang relatif melemah, serta minat investor lokal yang tinggi. Dengan buyback yang turut naik, situasinya mendukung bagi pemilik emas dan investor. Namun, risiko tetap ada — kondisi dunia dan kebijakan moneter internasional akan sangat menentukan arah harga selanjutnya.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *