Glenny Kairupan Resmi Jadi Dirut Garuda Indonesia, Sahabat Dekat Prabowo Siap Pimpin Restrukturisasi
Liputankilat.com – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk resmi menunjuk Letjen (Purn.) Glenny H. Kairupan sebagai Direktur Utama baru melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Selasa (15/10/2025). Pengangkatan ini menjadi sorotan publik karena dilakukan di tengah proses restrukturisasi utang besar yang tengah dihadapi Garuda pasca-pandemi.
Langkah ini juga menandai babak baru bagi maskapai pelat merah tersebut, yang saat ini masih berjuang untuk kembali stabil setelah krisis keuangan akibat pandemi COVID-19.
Profil Glenny Kairupan: Sosok Militer di Kursi Panas Dirut Garuda
Glenny Kairupan bukan sosok baru dalam lingkaran pemerintahan. Ia dikenal sebagai purnawirawan TNI dan pernah menjabat sebagai Komisaris di Garuda Indonesia. Selain pengalaman militernya, Glenny juga memiliki kedekatan dengan Presiden Prabowo Subianto, yang sama-sama merupakan lulusan AKABRI.
Kedekatan ini menjadi salah satu alasan publik dan pengamat ekonomi memberi perhatian khusus terhadap arah baru kepemimpinan Garuda di bawah komandonya.
Fokus Utama: Menyelesaikan Restrukturisasi Utang Garuda
Garuda Indonesia hingga saat ini masih menjalani proses restrukturisasi utang jumbo yang nilainya mencapai triliunan rupiah. Tugas besar pertama Glenny sebagai Dirut baru adalah menuntaskan proses tersebut agar arus kas perusahaan kembali sehat.
“Restrukturisasi menjadi prioritas utama agar Garuda dapat kembali terbang tinggi. Kami fokus menjaga kepercayaan investor dan masyarakat,” ujar Glenny dalam konferensi pers usai RUPSLB.
Selain itu, Garuda juga akan melakukan efisiensi biaya operasional, optimalisasi rute penerbangan, serta perbaikan layanan pelanggan untuk memperkuat keuangan perusahaan.
Perombakan Manajemen Garuda Indonesia
Selain menunjuk Glenny sebagai Direktur Utama, RUPSLB juga mengumumkan masuknya Balagopal Kunduvara, mantan eksekutif Singapore Airlines, sebagai Chief Financial Officer (CFO). Langkah ini dipandang sebagai strategi Garuda untuk memperkuat tim manajemen dengan kombinasi pengalaman militer, politik, dan profesional internasional.
Pengamat penerbangan menilai komposisi ini penting untuk menghadapi tantangan global industri aviasi dan mempercepat pemulihan keuangan maskapai nasional.
Tantangan Berat Menanti Glenny Kairupan
Sebagai maskapai pelat merah, Garuda masih harus menghadapi berbagai tantangan strategis, antara lain:
- Menyelesaikan utang besar kepada kreditur dan lessor internasional
- Meningkatkan efisiensi operasional di tengah ketatnya persaingan industri penerbangan
- Mengembalikan kepercayaan investor dan masyarakat
- Meningkatkan daya saing global untuk memperluas jaringan rute internasional
Banyak pihak menilai kepemimpinan Glenny akan diuji dari kemampuannya menyeimbangkan kepentingan politik dan profesionalisme bisnis maskapai.
Reaksi Publik dan Pasar Modal
Penunjukan Glenny Kairupan langsung disambut berbagai reaksi. Sejumlah analis pasar modal menilai perubahan kepemimpinan ini akan memberi sinyal kuat terhadap arah baru Garuda. Namun, keberhasilannya akan sangat tergantung pada strategi restrukturisasi dan komunikasi transparan dengan publik serta investor.
Saham Garuda terpantau bergerak dinamis pada perdagangan Rabu (16/10/2025), mencerminkan antusiasme sekaligus kehati-hatian pasar terhadap perubahan besar di tubuh manajemen perusahaan.
Pengangkatan Glenny Kairupan sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia menjadi momen penting dalam sejarah perjalanan maskapai kebanggaan nasional ini. Dengan kombinasi latar militer, kedekatan dengan pucuk pemerintahan, dan dukungan manajemen profesional, publik menanti gebrakan nyata dalam waktu dekat.
Jika berhasil menuntaskan restrukturisasi dan meningkatkan kinerja operasional, Garuda berpotensi kembali mengudara lebih kuat di pasar penerbangan internasional.

