EMTK Borong 233 Juta Saham SCMA
Liputankilat.com – PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) kembali menjadi sorotan pasar modal setelah memborong sebanyak 233,5 juta saham PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA) sepanjang periode 23–29 September 2025. Aksi korporasi besar ini langsung memicu lonjakan harga saham EMTK hingga 23,51 persen dalam perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (1/10).
Detail Transaksi EMTK di SCMA
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, EMTK membeli saham SCMA dengan harga rata-rata Rp340–Rp360 per lembar. Dengan aksi tersebut, kepemilikan EMTK di SCMA meningkat dari 66,89 persen menjadi 67,20 persen dari total saham beredar.
Manajemen EMTK menyebut tujuan pembelian ini adalah “untuk investasi”, yang sekaligus mempertegas komitmen grup Emtek dalam memperkuat lini bisnis media melalui SCMA, induk dari stasiun televisi SCTV dan Indosiar.
Pergerakan Saham EMTK
Di pasar modal, respon investor terlihat sangat positif. Pada sesi I perdagangan 1 Oktober 2025:
- Harga EMTK melonjak 23,51 persen ke level Rp1.550 per saham.
- Volume transaksi mencapai 347,19 juta lembar.
- Nilai transaksi menembus Rp496,64 miliar dengan frekuensi 35.174 kali.
- Investor asing tercatat melakukan net buy Rp138,6 miliar, menempatkan EMTK di posisi ketiga saham dengan pembelian bersih terbesar hari itu.
Tidak hanya dalam sehari, dalam tiga bulan terakhir, saham EMTK telah mencatat kenaikan luar biasa hingga 220,25 persen, menjadikannya salah satu saham dengan performa terbaik di sektor media dan teknologi.
Sinyal Kuat dari Grup Emtek
Penguatan kepemilikan EMTK atas SCMA dinilai sebagai strategi mempertahankan kendali penuh pada bisnis media. Dengan persentase lebih dari 67 persen, Emtek semakin kokoh menguasai salah satu pilar utama dalam ekosistem media nasional.
Bagi pasar, aksi beli saham sendiri oleh grup pengendali sering dianggap sebagai sinyal kepercayaan diri terhadap prospek bisnis perusahaan. Hal ini sejalan dengan tren digitalisasi media yang tengah digarap serius oleh Emtek melalui berbagai platform, mulai dari televisi, streaming, hingga konten digital.
Beberapa sekuritas bahkan menargetkan harga EMTK berpotensi menembus Rp1.700 per saham dalam waktu dekat, seiring momentum penguatan kepemilikan dan sentimen positif pasar.
Aksi borong saham SCMA oleh EMTK menjadi salah satu peristiwa penting di bursa pada kuartal IV-2025. Dengan kepemilikan yang semakin besar dan respons pasar yang antusias, Emtek menunjukkan strategi serius untuk memperkokoh dominasinya di industri media Indonesia.
Meski begitu, investor disarankan tetap mencermati potensi volatilitas dan dinamika industri, terutama terkait regulasi media serta persaingan di ranah digital.

