Abu Bakar Ba’asyir Temui Jokowi di Solo, Sampaikan Nasihat Jadi Pembela Islam
Liputankilat.com – Tokoh Islam Abu Bakar Ba’asyir kembali menjadi sorotan publik usai bertemu dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), di kediaman pribadinya di Solo, Jawa Tengah. Pertemuan berlangsung sekitar 20 menit dan diwarnai momen penuh penghormatan saat Jokowi menyambut Ba’asyir dengan membungkukkan badan serta mencium tangannya.
Nasihat untuk Presiden
Dalam pertemuan itu, Ba’asyir menyampaikan pesan khusus agar Jokowi dapat menjadi pemimpin yang membela Islam secara kuat.
“Pak Jokowi orang yang kuat, mudah-mudahan jadi pembela Islam yang kuat,” ujar Ba’asyir.
Ia menegaskan bahwa memberi nasihat kepada pemimpin adalah kewajiban bagi seorang Muslim, termasuk kepada presiden.
Kronologi Pertemuan
- Ba’asyir tiba di kediaman Jokowi sekitar pukul 12.33 WIB menggunakan mobil sedan berplat AD 1253 YS.
- Jokowi langsung menyambut kedatangannya dengan penuh hormat.
- Pertemuan berlangsung secara tertutup selama kurang lebih 20 menit.
- Setelah itu, Ba’asyir meninggalkan lokasi tanpa memberikan keterangan tambahan selain pesan yang telah disampaikannya.
Respons Publik
Pertemuan ini segera menjadi perbincangan hangat di media sosial dan media massa. Sebagian pihak menilai langkah Ba’asyir sebagai bentuk silaturahmi positif, sementara yang lain menyoroti sisi politis mengingat rekam jejak panjang Ba’asyir yang pernah terjerat kasus hukum terkait terorisme.
Pengamat politik juga melihat pertemuan ini sebagai bagian dari dinamika hubungan agama dan politik di Indonesia. Menurut mereka, kedekatan presiden dengan tokoh agama bisa memberi pengaruh signifikan terhadap persepsi publik, terutama menjelang tahun politik.
Rekam Jejak Abu Bakar Ba’asyir
- Lahir di Jombang, Jawa Timur, 17 Agustus 1938.
- Pernah memimpin Majelis Mujahidin Indonesia (MMI).
- Beberapa kali menjalani hukuman penjara terkait kasus terorisme.
- Dibebaskan pada Januari 2021.
- Tahun 2022, Ba’asyir sempat menyatakan penerimaan terhadap Pancasila dalam sebuah video yang beredar luas.

