Jokowi Terpilih Jadi Dewan Penasihat Bloomberg New Economy, Peran Baru di Kancah Global

Jokowi Terpilih Jadi Dewan Penasihat Bloomberg New Economy, Peran Baru di Kancah Global

Jokowi Terpilih Jadi Dewan Penasihat Bloomberg New Economy, Peran Baru di Kancah Global

Liputankilat.com – Mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), kembali mencuri perhatian dunia internasional. Kali ini, ia resmi diumumkan sebagai anggota Dewan Penasihat Bloomberg New Economy, sebuah forum bergengsi yang mempertemukan pemimpin dunia, tokoh bisnis, dan akademisi untuk membahas tantangan serta peluang ekonomi global di masa depan.

Apa Itu Bloomberg New Economy?

Bloomberg New Economy adalah forum internasional yang didirikan oleh Michael R. Bloomberg, pendiri Bloomberg LP sekaligus mantan Wali Kota New York. Forum ini menjadi wadah diskusi strategis mengenai isu-isu global seperti perubahan iklim, teknologi, perdagangan, geopolitik, serta ketahanan ekonomi.

Dewan penasihat forum ini beranggotakan tokoh-tokoh berpengaruh dunia, mulai dari mantan kepala negara, pemimpin perusahaan besar, hingga pakar di berbagai bidang. Kehadiran Jokowi di kursi dewan penasihat menambah daftar tokoh Asia yang dipercaya memberikan pandangan strategis.

Alasan Jokowi Dipilih

Jokowi dinilai berhasil membawa Indonesia menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil di tengah gejolak global. Selama dua periode kepemimpinannya (2014–2024), ia mendorong pembangunan infrastruktur besar-besaran, memperkuat hilirisasi industri, serta memperluas kerja sama internasional, termasuk melalui forum G20 dan ASEAN.

Rekam jejak tersebut membuat Jokowi dianggap memiliki perspektif berharga mengenai peran negara berkembang dalam menghadapi tantangan ekonomi dunia. Dengan posisinya ini, Jokowi diproyeksikan dapat menjembatani kepentingan negara maju dan negara berkembang.

Apa Tugas Dewan Penasihat?

Sebagai anggota dewan penasihat Bloomberg New Economy, Jokowi akan:

  • Memberikan masukan strategis terkait arah kebijakan forum.
  • Menghadiri pertemuan tahunan serta agenda khusus yang membahas isu global.
  • Menyuarakan perspektif Asia Tenggara dalam dinamika ekonomi internasional.
  • Mendorong kolaborasi lintas negara dalam menghadapi tantangan teknologi, iklim, dan ketidakstabilan geopolitik.

Makna Bagi Indonesia

Keterpilihan Jokowi sebagai dewan penasihat Bloomberg New Economy bukan hanya prestasi pribadi, tetapi juga pengakuan internasional terhadap peran Indonesia di panggung global. Hal ini memperkuat citra Indonesia sebagai negara berkembang dengan potensi besar dan suara penting dalam percaturan ekonomi dunia.

Dengan peran barunya, Jokowi berpeluang membawa lebih banyak kerja sama strategis, investasi, dan perhatian internasional terhadap kawasan Asia Tenggara, khususnya Indonesia.

Penunjukan Jokowi sebagai Dewan Penasihat Bloomberg New Economy menunjukkan bahwa pengaruhnya tidak berhenti meski sudah tidak lagi menjabat sebagai presiden. Dunia kini menunggu bagaimana kontribusi Jokowi dalam forum global tersebut, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi dan politik internasional di era baru.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *